Para Ayah Juga Pada Tahu Cara Merawat Tubuh Anak

Caramerawat.net – Menjadi seorang ayah pada batas kewajiban mencari nafkah bukan berarti akan wajar saja untuk mengabaikan cara merawat tubuh anak. Sebab tugas pokok selain berjaga secara materi adalah perhatian oleh sentuhan-sentuhan yang merawat celah kerapuhan fisik anak. Atau sekali waktu mau ikut terlibat dalam peranan aktif para Ibu misal menggendong, memandikan, atau menyuapi.

Keterlibatan diri ayah untuk memperhatikan cara merawat tubuh anak memang tidak kalah penting. Keterlibatan ayah untuk perawatan anak sejak lahir ternyata dapat memaksimalkan potensi kecerdasan anak, sejak masih memijak usia tumbuh-kembang antara 0-4 tahun. Adapun suatu hasil dari penelitian keluarga juga menunjukkan hal menarik. Bahwa anak-anak yang diberikan perawatan seimbang, antara sentuhan ibu dan ayah, dapat memiliki sistem perkembangan motorik jauh lebih cepat.

Namun sejumlah survey menunjukkan kalau hanya sedikit ayah menyempatkan waktu untuk menerapkan cara merawat tubuh anak-anak dan selebihnya di tangan ibu. Termasuk sentuhan yang paling dini selain menggendong, adalah memandikan bayi.

Cara Merawat Tubuh Anak

Tips Memandikan Bayi Sebagai Cara Merawat Tubuh Anak

Nah, jika sekali waktu ayah mencoba memandikan bayi, mungkin saat Ibu sedang sibuk di dapur, ada beberapa saran langkah yang disarankan. Untuk mengawali ayah harus menyiapkan bak mandi khusus bayi yang sudah berisi air hangat suam-suam kuku serta ditaruh mainan bebek.

Pelan saja, pegang bayi di tangan kiri ayah supaya pegangan lebih stabil. Bagian jempol dan telunjuk ayah menahan ketiak bayi. Letakkan tubuh bayi pelan-pelan ke dalam bak khusus yang sudah terisi air. Pakailah tangan kanan untuk membasuhkan air dan sabun. Mandikan dari kaki supaya tidak terkejut dengan perubahan suhu. Miringkan sedikit posisi bayi supaya ayah bisa membasuh bagian belakangnya.

Bersihkan rambut bayi perlahan-lahan dengan shampo. Pakai satu tangan untuk melindungi kepala, dan mata supaya tidak terkena sabun. Selesai pembasuhan, angkat tubuh bayi bagian belakang dari kepala hingga punggung kemudian letakkan tubuh bayi di atas alas bersih. Keringkan dengan handuk bersih. Terakhir, usapkan penghangat dan pelembut antara lain minyak telon, bedak, lotion, dan lain-lain.

Ayah Juga Mampu Cara Merawat Tubuh Anak! Kenapa Harus?

Para ayah tidak terlepas dari kesibukan bekerja di hari-hari biasa, akan tetapi perhatian pada diri si buah hati tetap bisa ditunjukkan dengan cara merawat tubuh anak.

Mengapa cukup penting, karena stimulasi atau sentuhan orangtua dapat diidentifikasi anak sejak masih berusia dini. Stimulasi merawat bayi dapat menguatkan relasi emosi atau hubungan batin antara ayah dan anak.

Jadi, selain coba memandikan bayi masih ada banyak lagi peran ayah sejajar dengan Ibu. Suatu kesempatan berbagi tanggungjawab untuk menjaga kesehatan anak-anak:

1. Berbagi Pengetahuan dan Menerapkan Disiplin

Ada banyak cara merawat tubuh anak dengan mengajarkannya selalu membuang sampah ke tempat sampah, atau mencuci tangan memakai sabun. Dalam membiasakan hidup bersih ini, orang tua memang harus menjadi contoh bukan sekedar meyuruh dan menasehati.

Cara paling utama menciptakan lingkungan, keadaan, dan kegiatan yang menyenangkan bagi si anak. Berikan penjelasan seputar manfaat merawat tubuh dan bahaya mengabaikan dan meninggalkannya. Akan sangat tepat jika menunjukkan cara-cara tepat dan optimal misalnya keramas, membersihkan telinga, dan lain-lain

  • Biasakan disiplin dengan cara 3F: Friendly (bersahabat), Firm (tegas), Flexible (menyesuaikan keadaan bila ada alas an yang tepat). Jika anak sudah tahu, maka yang dibutuhkan adalah reminder atau mengingatkan.
  • Anak membutuhkan contoh atau keteladanan dari orang dewasa. Anak akan bisa protes terhadap lingkungan yang tidak bersih, jika ia sering diberi contoh dalam lingkungan yang bersih. Contoh ini sangat dibutuhkan termasuk dari ayah, saat pertama kali belajar dengan cara meniru.

2. Mengajarkan Anak Mencuci Tangan

Peran paling sederhana, yaitu dengan menunjukkan dan membiasakan anak mencuci tangan hingga bersih sebab tangan adalah sumber kuman.

Dan untuk melatih anak, orang tua harus paham bahwa membangun kebiasaan mencuci tangan dalam keluarga, perlu dilakukan sejak dini dan secara konsisten. Se tiap kali mau makan atau memegang makanan, nasehati anak untuk mencuci tangan terlebih dahulu. Begitu juga setiap habis bermain di luar. Sangat baik kalau ayah ikut mencuci tangan dengan maksud memberikan contoh, sampai anak mengerti bagaimana cara mencuci tangan secara benar.

Ayah juga bisa mengajak anak melakukan penelitian kecil. Sebelum cuci tangan, ajaklah anak untuk menggunakan indra peraba dan penciumannya, meneliti apa yang tidak nyaman pada tangan. Setelah itu ajak anak membandingkan apa yang dirasakan sebelum dan setelah tangannya dicuci dengan sabun, “Tangan kamu jadi segar dan halus kan, setelah dicuci,” misalnya.

Cara Melatih Anak Mencuci Tangan Anak Dengan Rajin dan Benar

  • Gunakan air bersih yang mengalir, untuk membasahi tangan atau telapak dengan telapak. Lalu gunakan sabun pencuci tangan.
  • Kedua punggung tangan di gosok menggunakan tangan yang satunya dengan.
  • Gosok telapak dengan telapak dan sela-sela jari, dengan cara menautkan kedua telapak tangan.
  • Gosok punggung jari pada telapak satunya dengan jari saling mengunci.
  • Gosok bagian sela-sela jempol dengan cara gosok secara memutar
  • Jari tangan menguncup, gosok memutar ke kanan dan ke kiri pada telapak tangan yang satu begitupun sebaliknya.
  • Mencuci tangan cukup sampai batas pergelangan tangan saja. Gosok pergelangan tangan dengan gerakan memutar oleh tangan yang satu dan kemudian sebaliknya. Bilas hingga bersih dengan air mengalir
  • Selanjutnya, untuk “mengukur” keberhasilan mencuci tangan, ajak anak untuk melihat apakah masih ada noda kotoran atau tidak pada tangan hingga sela-sela kuku dan lipatan kulit. Ajak anak mencium tangan, apakah baunya tidak sedap atau masih bau sabun? Jika ya, katakan berarti kita belum bersih menggosok dan membilasnya. Dan terakhir rasakan apakah tangan sudah terasa segar, bersih, dan lembut kembali? Jika ya, berarti proses cuci tangan yang dilakukan sukses.

3. Menciptakan Lingkungan Sehat

Lingkungan sekitar anak-anak anak dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuhnya sehingga anak rentan sakit. Lingkungan yang bersih dan sehat akan meminimalkan keberadaan bakteri dan kuman yang mudah menyerang imunitas anak. Karena itu jika ayah suka merokok sebaiknya berada jauh dari jangkauan anak. Sebab menjadi perokok pasif sangat berbahaya bagi kesehatan anak-anak.

Sekali waktu pun orangtua bisa memberikan hadiah kecil seperti ice cream, katakan hadiah itu menjadi reward atas kebiasaan baiknya. Tujuannya membuat anak lebih termotivasi dan merasa nyaman untuk menjalani hidup bersih.

Dengan mengajak anak-anak untuk selalu memperhatikan cara merawat tubuh, maka anda pun telah menanamkan kebiasaan baik yang akan selalu diingat anak sepanjang usianya. Dan bagaimana seorang suami dapat menjadi ayah yang luar biasa ditunjukkan dengan pasti. Bahwa ayah tidak hanya bisa sukses memberi nafkah, tetapi juga mampu mendampingi peran Ibu dalam rutinitas merawat kesehatan anak.

Para Ayah Juga Pada Tahu Cara Merawat Tubuh Anak | admin CM | 4.5